AMAR MA’RUF NAHI MUNKAR
Beli gulali di pasar malam
Rasanya manis dan enak
Saya akan mengucap salam
Ayo jawab dengan kompak (2x)
السَّلاَمُ
عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Hamdan Wa Syukron lillah,
Solaatan wa salaaman ‘ala rosulillah
Ammaa ba’du.
Kepada dewan juri yang terhormat.
Dan teman-teman peserta khitobah yang dimuliakan Alloh.
Sebagai pembuka kata, marilah kita panjatkan puja dan puji
syukur atas kehadirat Allah Subhanahu
wata’ala, yang telah memberikan nikmat serta hidayah sehingga kita masih diberikan
kesempatan berkumpul di sini, dalam keadaan sehat wal afiat.
Sholawat serta salam semoga dilimpahkan
kepada junjungan kita, Nabiyulloh Muhammad Shallallohu ‘alaihi wasallam. Beliaulah
yang membawa kita dari zaman jahiliyah menuju
zaman Islamiyah. Semoga
kita mendapat syafaatnya kelak di yaumul
qiyamah. Allohumma (Aamiin).
Hadirin yang dimuliakan
Alloh. Bagaimana kabarnya hari ini? (Baik). Alhamdulillah.
Kali ini, saya akan berpidato
dengan tema Amar Ma’ruf Nahi Mungkar. Amar ma’ruf yaitu mengajak kebaikan, nahi
munkar yaitu mencegah kemungkaran. Di dalam surat Ali-Imran ayat yang
ke-110 Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّـهِ
(Kuntum khoiro ummatin ukhrijat linnaasi ta’muruuna
bilma’ruufi wa tan hauna ‘anil munkari watu’minuuuna billahi). Artinya :
“Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena
kamu) menyuruh (berbuat) yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman
kepada Alloh.”
Amar ma’ruf nahi mungkar merupakan salah satu sifat yang dimiliki oleh
setiap mukmin. Yang dengan sifat tersebut, dia akan mendapatkan balasan dari
Allah ta’ala berupa kasih sayang-Nya baik di dunia maupun di akhirat.
Apabila kaum muslimin meninggalkan amar ma’ruf nahi munkar,
maka akan terjadi banyak sekali maksiat dan dosa. Akibatnya, timbul kerusakan di muka bumi ini. Dan apabila
sudah banyak maksiat dan dosa, maka umat akan bi-na-sa. Naudzu billahi min dzalik.
Rasululloh Shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya:
"Barangsiapa yang melihat satu kemungkaran, maka rubahlah
dengan tangannya, jika tidak mampu maka dengan lisannya dan jika tidak mampu
maka dengan hatinya, dan itu selemah-lemahnya iman". [HR Muslim].
Sebagai
umat muslimin sudah semestinya berjuang untuk menegakkan amar ma’ruf nahi
munkar. Kita harus optimis bahwa kita bisa. Ingat pepatah Jawa yang berbunyi Ana
dina ana upa. Tiap perjuangan selalu ada hasil yang nyata. Saya akan
bernyanyi. Dengarkan, ya!
Wahai kawan semua
Ayo kita amalkan
Mengajak kebaikan
Mencegah kemungkaran
Taqwa kepada Alloh
Kerjakan perintah-Nya
Amar ma’ruf nahi mungkar
Teman-teman
….
Now, saatnya enjoining good and forbidding evil.
Don’t delay! Jangan ditunda.
Beberapa
contoh amar ma’ruf yaitu iman dan
taqwa kepada Alloh Subhanahu
wata’ala, cinta Rosululloh dengan melaksanakan ajarannya, serta berbakti
kepada kedua orang tua. Beberapa contoh nahi munkar yaitu tidak berbuat
maksiat, tidak suka menghujat, serta tidak berbuat sesat. Gimana teman-teman, setuju
tidak?
Mungkin sampai disini saja pidato dari saya,
mudah-mudahan bermanfaat, terimakasih atas segala perhatiannya. Undzur ma qoola wala tandzur man qoola.
Sebelum saya akhiri, saya membawakan sebuah pantun.
Lomba MAPSI sangat dirindukan
Setahun sekali diadakannya
Mari mengajak kepada kebaikan,
Agar mendapat pahala-Nya
Akhirul kalam,
وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه
Tidak ada komentar:
Posting Komentar