DRAMA : METAMORFOSIS KUPU-KUPU
Narator : Mbak Aini
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Hadirin yang saya hormati dan teman-teman yang saya
sayangi.
Kali ini, anak-anak kelas tiga putri akan menyajikan sebuah pementasan drama
dengan judul "Metamorfosis Kupu-Kupu." Teman-teman,
tahu tidak metamorfosis kupu-kupu? Baiklah .... Mari kita saksikan bersama-sama.
ADEGAN I
(Narator :Di
sebuah taman, yang terletak di depan pintu gerbang sekolah, tumbuhlah
bunga-bunga yang sangat indah, so beuatifull.)
(3 siswi yang memerankan sebagai bunga memasuki panggung)
Naim,
Salma dan Icha (bunga) : Alhamdulillah, matahari bersinar cerah. Bunga kami
jadi bermekaran.
(3 siswi yang memerankan sebagai kupu-kupu memasuki panggung)
(Narator : Keindahan
mahkota bunga-bunga itu membuat kupu-kupu terpesona. Dia terdiam sesaat sambil menikmati pemandangan yang menakjubkan itu.)
Husna,
Yaya dan Nashwa (kupu-kupu) : Subhanallah, indah sekali. Ayo kita hinggap di
atas bunga itu.
(Narator : Kupu-kupu itu pun terbang lalu hinggap di atas bunga. Mereka menghisap nektar yang diproduksi bunga-bunga itu. Bunga pun tersenyum sambil
berkata.... )
Naim,
Salma dan Icha (bunga) : Terima kasih kupu-kupu. Kalian telah membantu
penyerbukanku.
Husna,
Yaya dan Nashwa (kupu-kupu) : Sama-sama. Terima kasih juga kaliyan telah memberi kami makanan.
(Narator : Kupu-kupu
bersuka cita, demikian juga bunga. Mereka telah menjalin simbiosis mutualisme
yang kompak. Salah satu kupu-kupu itu berkata ....)
Yaya(Kupu-kupu) : Teman-teman, aku mau mencari daun dulu, ya. Aku mau bertelur, nih!
Husna dan Nashwa(2 Kupu-kupu) menyahut : Aku ikut!
(Narator : Kupu-kupu
itu pun terbang mencari daun yang hijau dan segar.)
ADEGAN II :
Fitria,
Anis dan Lia (daun) : Mau apa kalian kemari?
Husna,
Yaya dan Nashwa (kupu-kupu) : Titip telur-telur kami, ya.
(Narator : Kupu-kupu
meletakkan telur-telurnya pada daun-daun itu. Telur-telur itu pun berkembang
menjadi ulat-ulat kecil).
ADEGAN III :
Fitria,
Anis dan Lia (daun) : Hai, kalian tidak tahu terima kasih. Sudah numpang, minta
makan lagi.
Friska
dan Della (ulat) : Kasihan, kami Tuan. Kami butuh makan.
Fitria,
Anis dan Lia (daun) : Ah, dasar rakus!
(Ulat-ulat
itu sepanjang hidupnya makan hingga badannya gembul.)
Friska
dan Della (ulat) : Perutku kenyang banget. Aduh!
(Narator : Ulat-ulat
itu akhirnya sadar dengan kerakusannya. Untuk menebus kesalahannya dia puasa
beberapa hari hingga menjadi kepompong)
ADEGAN IV :
Meva
(kepompong) : Kita harus berpuasa
beberapa hari, Nih!
Ghina
(kepompong) : Gak papa. Ini akibat kerakusan kita.
Meva
dan Ghina (kepompong) : Ayo, kita siap-siap berpuasa! Bismillah.
(Narator : Ulat-ulat
itu berpuasa sambil beristighfar pada Allah. Kesabaran dan ibadah dia menuaikan
hasil yang luar biasa. Sedikit demi sedikit tubuh mereka berubah berwarna-warni
menjadi kupu-kupu).
(Semua pemain memasuki panggung sambil bernyanyi)
ULAT
ULAT TELUR TELUR KEPOMPONG KUPU-KUPU
KELAS
TIGA UNYU KELAS TIGA UNYU ....
Mbak
Aini : Sekian persembahan dari kami, akhirul kalam...
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
(bersama-sama).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar