BIRRUL WALIDAIN
(Pakai lagu sholawat)
Ayo kanca pada waspada
Aja gampang kena goda
Aja nglalekake agama
Aja nglalekake wong tuwo (2x)
السَّلاَمُ
عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Hamdan Wa Syukron lillah,
Solaatan wa salaaman ‘ala rosulillah
Ammaa ba’du.
Dewan
juri yang saya
hormati dan teman-teman seperjuangan yang saya sayangi.
Alhamdulillah, kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu wata’ala, yang telah memberikan nikmat yang
luar biasa sehingga kita bisa bertemu di tempat ini.
Sholawat serta salam semoga
dilimpahkan kepada teladan terbaik kita yaitu Nabiyulloh Muhammad Shallallohu ‘alaihi wasallam beserta
keluarga, sahabat, dan para pengikutnya yang senantiasa mengikuti risalahnya
hingga yaumil qiyamah.
Teman-teman yang berbahagia........... berdiri di sini, would like to deliver the speech
entitled “Birrul
Walidain” or in Javanese we can
say “Ngabekti
kaliyan tiyang sepuh”.
Teman-teman oh teman-teman.
Sudah siap mendengarkan tausiyah .......? Oke.
Listen and pay attention!
Dengarkan dan perhatikan!
Alloh telah memerintahkan agar
kita berbakti kepada orang tua, sebagaimana firman-Nya dalam surat An-Nisa’ ayat 36 yang berbunyi :
﴿ واعبدوا الله ولا تشركوا به شيئا وبالوالدين إحسانا
Wa’budullaha wa laa tusyriku bihi syaian (aa) wabil walidaini ihsaanaa
Yang artinya :
“Sembahlah Allah & janganlah kamu
mempersekutukan-Nya dgn sesuatupun. & berbuat baiklah kepada kedua orangtua.”
Dari ayat tersebut kita diperintahkan untuk berbakti
kepada kedua orang tua karena jasa dan perjuangan mereka luar biasa. Extraordinary
....
(Pakai lagu ibu)
Oh
ibuku engkaulah wanita, yang kucinta selama hidupku
Maafkan
anakmu bila ada salah, pengorbananmu tanpa balas jasa
Ibu telah mengandung kita selama sembilan bulan sepuluh hari,
merawat kita dengan tulus hati dan mendidik kita dengan sepenuh hati. Nggak seharusnya kan, kita menyakiti.
Sedangkan ayah, beliau telah
berjuang dan bekerja keras. Tak menghiraukan
hujan dan panas. Demi memenuhi kebutuhan hidup agar pas. Nggak seharusnya kan, kita
bersikap yang tak pantas.
Banyak cara berbakti pada orangtua, salah satunya dengan melaksanakan 4 B :
B1, Bertutur kata yang lembut (Kalau dipanggilibu bilang apa?)Da... lem).
B2, Bersikap sopan dan santun (Kalau
bertemu guru ucap apa?Sa ... lam).
B3, Berusaha taat dalam kebaikan
B4, Berdoa selalu untuk mereka
Siapa yang
ingin masuk surga? Tunjuk jari .... Mari kita doakan kedua orang tua!
رَبِّ ا
غْفِرْلِىْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَارَبَّيَانِىْ صَغِيْرَى (aamiin)
Teman-teman
oh teman-teman..
Rasululloh SAW bersabda: “Ridha Allah bergantung pada ridha kedua orang tua dan kemurkaan Allah bergantung pada kemurkaan kedua orang tua” .
Sebelum saya akhiri, saya akan menukil pepatah Jawa yang
berbunyi “mikul dhuwur mendem jero”. Semoga
kita bisa menjunjung tinggi derajat orangtua dan menutupi kekurangan aib
keluarga. Allohumma (aamiin).
Ikan nila ikan
tenggiri, ikan patin ikan sepat
Ijinkan saya undur
diri, terima kasih moga
bermanfaat.
Akhirul kalam,
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bisa buat referensi. matur nuwun
BalasHapus